dagelan

Tragedi UI-Depok

Mohon perhatian!

Kejadian ini baru saja terjadi, jadi kami peringatkan berhati-hatilah buat kamu-kamu yang tinggal dekat UI, Depok.

Setidaknya cerita ini bisa menjadi pelajaran bagi kamu semua agar tidak terjadi pada kamu.

Kamu pernah enggak melintas di lapangan bola Kampus UI di Depok? Nah, kalau belum, simak baik-baik ya kejadian ini, karena benar-benar terjadi baru-baru ini.

Seorang mahasiswa setelah kecapaian belajar hingga larut malam di kampus itu, menyetop sebuah taksi yang meluncur melalui lapangan bola tersebut. Waktu ketika itu menunjukkan pukul 10.00 malam dan mahasiswa tersebut langsung duduk di kursi belakang taksi sambil menyebutkan daerah Pasar Minggu sebagai tujuannya kepada sopir taksi tersebut.

Karena sudah kecapaian si mahasiswa tersebut langsung tertidur, tapi tidak berapa lama kemudian si Mahasiswa merasakan taksi tersebut berjalan makin lama makin lambat. Karena dia merasa ada yang enggak beres, si Mahasiswa tersebut terbangun… dan apa yang terjadi sungguh mengerikan.

Ternyata waktu si Mahasiswa itu melihat ke depan… sopir taksi tersebut tidak ada… yang ada hanya bangku kosong dan suasana yang sepi karena malam hari, namun taksi tersebut tetap berjalan meskipun lambat sekali, dan secara reflek menjeritlah si mahasiswa itu kuat-kuat, “Tolong… tolong… tolong…!” dan tiba-tiba… dari balik kaca jendela taksi di mana si Mahasiswa tersebut duduk tersebut muncullah kepala si sopir taksi sambil bilang ke Mahasiswa tersebut, “Mas, tolong mas, jangan tidur saja, ini mobilnya mogok, bantuin dorong dong.”  :D

 

 

Penjual Telor

 

Di sebuah pasar tradisional.

Pembeli: “Mas, telornya berapa sekilo?”

Penjual: “Telor ayam atau telor bebek?”

Pembeli: “Telor ayam.”

Penjual: “Telor ayam biasa atau ayam kampung?”

Pembeli: “Ayam biasa.”

Penjual: “Yang lokal atau yang import?”

Pembeli: “Yang lokal aja.”

Penjual: “Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?”

Pembeli: “Yang Jakarta deh…” (Sambil terlihat kesal).

Penjual: “Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?”

Pembeli: “Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?”

Penjual: “Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah. Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng.” :D

 

~ oleh cutemouse di/pada September 16, 2008.

3 Tanggapan to “dagelan”

  1. Rofii , , ,

    awalnya T sampe merinding, , ,coz seinget T daerah situ tuh emg rimbun bgt pohonnya, siang ajh suka serem apalagi malam makanya T kirain bakal ber-ending horor , , , ternyata , , ,halah, dasar T yg paranoid ajh y?^^v

  2. hoho. . .

    kena’ dech ! ! :D

  3. luchu2 keraen mo cerita serem,pdhal kan dah duduk manis sambil siap2 mw bc tu cerita eh malah endingnya ky gitu cap cay deh..{cap cay goreng tow rebus bu}

Tinggalkan Balasan